Libatkan Masyarakat Adat, Interfaith Rainforest Initiative Indonesia Papua Barat Diluncurkan

Peluncuran Interfaith Rainforest Initiave (IRI) Indonesia Chapter Papua Barat dilakukan Gubernur Papua Barat, Drs Dominggus Mandacan MSi, di Manokwari, Kamis 13 Agustus 2026.

Menurut Kepala Badan Riset Inovasi Daerah BRIDA Papua Barat, merangkap Plt Kepala Bappeda Papua Barat, Prof Dr Charlie Heatubun SHut MSi FLS, peluncuran IRI Papua Barat ini sudah dipersiapkan di masa jabatan pertama Gubernur Papua Barat dan Wakil Gubernur Papua Barat., Mohamad Lakotani SH MSi, tapi baru bisa terealisasi saat ini.

IRI, atau Prakarsa Lintas Agama Untuk Hutan Tropis, Indonesia ini merupakan wadah bagi semua pemimpin agama dan komunitas agama untuk bekerja bahu membahu dengan masyarakat adat, pemerintah, masyarakat sipil dan dunia usaha dalam aksi melindungi hutan tropis dan melindungi masyarakat adat sebagai penjaga hutan.

Peserta kegiatan pada 12-14 Agustus 2026 ini melibatkan berasal dari Forkopimda dan perangkat daerah Papua Barat, Kementerian Agama, UPT Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup, perwakilan organisasi keagaaman, perwakilan lembaga adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh perempuan, tokoh pemuda akademisi, serta organisasi masyarakat sipil mitra pembangunan.

Sejumlah kegiatan dilakukan dalam peluncuran IRI Papua Barat yang mengusung tema Hutan Suci Masa Depan Bersama ini, seperti interfaith immersion training, talkshow, penanaman pohon, dan penandatanganan nota kesepahaman bersama. (an/dixie)

Previous articleYosias Saroi Kembali Tegaskan Maju di Bursa Ketua KONI Papua Barat
Next articleIRI Indonesia: Menjaga Hutan Tidak Berarti Hentikan Pembangunan