IRI Indonesia: Menjaga Hutan Tidak Berarti Hentikan Pembangunan

Menjaga hutan tidak berarti menghentikan pembangunan tapi menerapkan model pembangunan yang sekaligus menjaga hutan, sembari meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang mendapatkan masnfaat ekonomi dari hutannya tanpa kehilangan hutan dan ruang hidupnya.

“Inilah pembangunan berkelanjutan yang tidak hanya memikirkan pertumbuhan untuk hari ini, tapi memikirkan kehidupan generasi yang akan datang,” ujar fasilitator nasional Interfaith Rainforest Initiave (IRI) Indonesia, Hening Parlan, dalam peluncuran IRI Indonesia Chapter Papua Barat di Manokwari, Kamis 13 Agustus 2026.

Hening Parlan menegaskan perlindungan hutan sudah dilakukan masyarakat adat Papua, karena mereka sesungguhnya yang memiliki pengetahuan, nilai, dan praktik untuk hidup bersama alam kita menjaga hutan untuk masa depan.

Hening Parlan lalu menyatakan IRI tidak datang untuk mengajarkan Papua bagaimana menjaga hutan, tapi untuk mendengarkan, belajar, memperkuat, dan memfasilitasi, karena yang mengetahui hutan adalah mereka yang hidup bersama hutan.

“Kami memahami nilai hutan adalah mereka yang kehidupannya berhubung dengan hutan, dan yang paling berhak bicara hutan dan masa depan hutan adalah mereka yang hidupnya, budayanya, dan masa depan anak cucu mereka terikat dengan rumah bernama hutan karena perlindungan hutan adalah investasi masa depan.” tutur Hening Parlan.

Seperti diberitakan sebelumnya, peluncuran IRI Indonesia Chapter Papua Barat dilakukan Gubernur Papua Barat, Drs Dominggus Mandacan MSi.

Menurut Kepala Badan Riset Inovasi Daerah (BRIDA) Papua Barat, merangkap Plt Kepala Bappeda Papua Barat, Prof Dr Charlie Heatubun SHut MSi FLS, ada sejumlah kegiatan bertema Hutan Suci Masa Depan Bersama pada 12-14 Agustus 2026 ini, seperti interfaith immersion training, talkshow, penanaman pohon, dan penandatanganan nota kesepahaman bersama. (an/dixie)

Previous articleLibatkan Masyarakat Adat, Interfaith Rainforest Initiative Indonesia Papua Barat Diluncurkan
Next articleKajati Papua Barat Minta Masyarakat Lapor Indikasi Oknum Jaksa Nakal