Alat Radiologi RSUP Papua Barat Diproyeksi Berfungsi September

Alat radiologi di Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) Papua Barat diproyeksi berfungsi pada September 2026, menyusul atensi Gubernur Papua Barat, Drs Dominggus Mandancan MSI.

Belum berfungsinya alat radiologi itu dikarenakan gangguan pada perangkat penghubung aliran listrik.

Menurut Direktur RSUP Papua Barat, dr Arnoldus Tiniap, atensi itu muncul setelah Gubernur Papua Barat meninjau sejumlah fasilitas RSUP Papua Barat, seperti ruang radiologi, MRI, rontgen, CT Scan, dan ruang panoramik.

Gubernur Papua Barat dalam kunjungan pada Jumat, 06 Agustus 2026 itu, lalu mengarahkan pengadaan segera perangkat pendukung senilai sekitar Rp820 juta untuk menghubungkan pasokan listrik PLN dengan alat radiologi.

Direktur RSUP Papua Barat mengatakan usulan pengadaan saat ini telah masuk dalam proses pembahasan anggaran di Kementerian Dalam Negeri. “Mudah-mudahan dalam waktu sekitar 45 hari atau pada September nanti alat tersebut sudah bisa berfungsi kembali,” ujarnya.

Ia menambahkan, gubernur juga meminta agar berbagai kebutuhan lain yang belum dapat diakomodasi dalam APBD Perubahan 2026 diprioritaskan di APBD Tahun Anggaran 2027.

Gubernur Papua Barat juga meninjau pembangunan Gedung Kanker, Jantung, Stroke, dan Uronefrologi (KJSU) yang direncanakan terdiri atas tiga lantai.

Peninjauan Gubernur Papua Barat ke RSUP Papua Barat merupakan bagian dari kerja bakti HUT ke 81 Kemerdekaan Republik Indonesia, dan HUT ke 27 Provinsi Papua Barat. (*)

Previous articlePemprov Papua Barat Bakal Anggarkan 5 M Untuk Selesaikan Klaim Kali Maruni