666 Tahun Masuknya Islam di Tanah Papua Kian Kukuhkan Kerukunan

666 tahun masuknya agama Islam di Tanah Papua hendaknya semakin mengukuhkan semangat kerukunan antar umat beragama.

“Bukan untuk membedakan melainkan untuk saling merajut kasih sayang antar umat beragama demi pembangunan Papua Barat yang lebih maju, damai, dan sejahtera,” ujar Wakil Gubernur Papua Barat, Mohamad Lakotani, yang membacakan sambutan tertulis Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan.

Wakil Gubernur Papua Barat membacakan itu dalam tablig akbar 666 tahun masuknya Islam di Papua, yang diperingati panggung terbuka KH Ma’ruf Amin di Kabupaten Fakfak, Papua Barat, Sabtu, 08 Agustus 2026.

Wakil Gubernur Papua Barat menegaskan peringatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan pengingat akan panjangnya perjalanan sejarah dakwah Islam di tanah ini, serta perjuangan para ulama dan leluhur terdahulu yang telah menyebarkan risalah agama dengan penuh kesabaran.

Wakil Gubernur Papua Barat lalu berpesan pada seluruh umat di Papua Barat untuk menjadikan momentum ini sebagai ajang instrospeksi diri, meningkatkan kualitas keimanan dan ketaqwaan, serta memperkuat ukhuwah islamiyah dan ukhuwah wathaniyah.

Wakil Gubernur Papua Barat berharap kehadiran Ustaz Hanan Attaki dan KH Munawir Aseli di peringatan ini dapat membawah keberkahan tersendiri, menyegarkan kembali iman, dan memperkuat semangat ukhuwah islamiyah ditengah masyarakat Papua yang mejemuk. (yos)

Previous articleAlat Radiologi RSUP Papua Barat Diproyeksi Berfungsi September