Gubernur Papua Barat, Drs Dominggus Mandacan MSi, meminta berbagai persoalan yang dapat mengganggu kelancaran Pesparawi Nasional XIV2026 dapat diantisipasi dini sekaligus disiapkan solusinya.
Gubernur Papua Barat menyampaikan ini dalam rapat bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Papua Barat di sebuah hotel di Manokwari, Jumat 12 Juni 2026.
Pesparawi Nasional XIV dijadwalkan digelar di Manokwari pada 18-28 Juni 2026.
Gubernur Papua Barat menegaskan seluruh aspek teknis, termasuk hal-hal yang dianggap kecil, harus dipersiapkan secara maksimal karena Papua Barat akan menjadi tuan rumah bagi ribuan peserta dari 38 provinsi.
Selain akomodasi dan transportasi peserta, Gubernur Papua Barat menyoroti jaminan pasokan listrik selama Pesparawi Nasional XIV. Gubernur Papua Barat mengatakan sudah berkomunikasi langsung dengan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, yang kemudian meneruskan koordinasi dengan PLN Pusat untuk memastikan tidak terjadi pemadaman listrik selama Pesparawai Nasional XIV berlangsung.
Meski demikian, Gubernur Papua Barat meminta panitia dan pihak terkait tidak hanya bergantung pada komitmen pusat, tapi terus berkoordinasi dengan PLN di daerah. “Tolong dikomunikasikan dengan PLN Manokwari agar ketersediaan listrik terjamin dan tidak ada pemadaman ketika Pesparawi berlangsung,” pesan Dominggus Mandacan.
Dalam rapat tersebut terungkap janji dukungan Kementerian ESDM berupa 6 mobil toilet, 6 generator cadangan, dan dana Rp1 M. Gubernur Papiua Barat minta panitia segera menindaklanjuti bantuan tersebut agar dapat dimanfaatkan sebelum kegiatan dimulai.
Gubernur Papua Barat juga meminta kepastian mengenai kehadiran Presiden RI dalam pembukaan Pesparawi Nasional XIV, karena hingga kini pemerintah pusat masih membahas pejabat yang akan hadir mewakili negara dalam kegiatan tersebut.
Gubernur Papua Barat lalu menyoroti potensi gangguan ketertiban terkait yang bertepatan dengan euforia Piala Dunia 2026. Aparat keamanan diharapkan mengantisipasi kemungkinan konvoi dan keramaian massa yang dapat mengganggu kenyamanan peserta maupun masyarakat selama Pesparawi Nasional XIV berlangsung.
Rapat dihadiri , antara lain, Sekretaris Daerah Papua Barat, yang juga Ketua Panitia Pesparawi Nasional XIV, Ali Baham Temongmere, Ketua DPR Papua Barat, Orgenes Wonggor, Kapolda Papua Barat, Irjen Pol Alfred Papare, Pangdam XVIII/Kasuari, Mayjen TNI Christian Kurnianto Tehuteru, serta unsur terkait lainnya. (*)



