Petroliam Nasional Berhad (Petronas), direncanakan mulai eksplorasi Blok Bobara di Kabupaten Kaimana, Papua Barat, medio Oktober 2026.
Perusahaan migas pelat merah Malaysia tersebut akan mensosialisasikan hal tersebut sebelum melakukan eksplorasi di perairan Distrik Buruway.
“Kita pemerintah daerah bersama Petronas akan sosialisasi ke masyarakat pada Juli Agustus nanti, sebelum mereka melakukan eksplorasi Oktober sampai Desember 2026,” ujar Bupati Kaimana, Drs Hasan Achmad, Rabu 10 Juni 2026.
Blok Bobara di perairan laut dalam yang memiliki luas area sekitar 8.444,49 km² ini menyimpan potensi sumber daya migas sangat banyak yang mencapai 6,8 miliar barel setara minyak.
Blok Bobara ini dikelola konsorsium Petronas, melalui Petronas Energy Bobara (51 persen), TotalEnergies dari Perancis 24,5 persen, dan Pertamina melalui PT Pertamina Hulu Energi Bobara 24,5 persen.
Sementara itu, terkait penyerapan tenaga kerja lokal di kegiatan raksasa ini, Bupati Kaimana menyatakan Pemkab belum membicarakan hal tersebut dengan Petronas.
“Kita belum sampai ke situ arah pembicaraannya. Inikan masih tahap eksplorasi dimana hanya melibatkan tenaga-tenaga expert yang disiapkan Petronas. Jika sudah pada tahap produksi, baru kita bicara tentang rekrut tenaga kerja,” jelas Hasan Achmad.
Bupati Kaimana menegaskan Pemkab Kaimana sangat mendukung eksplorasi migas ini. “Kami pemerintah daerah tentunya sangat mendukung, karena jika berhasil akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi di daerah,” tandas Hasan Achmad. (yos)



