Musrenbang Otsus dan RKPD Papua Barat 2027 Sepakati 446 Sub Kegiatan Prioritas

Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Otonomi Khusus (Otsus) dan Musrenbang Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Papua Barat 2027 menyepakati 446 sub kegiatan prioritas pembangunan dengan alokasi anggara Rp1,05 triliun.

Kesepakatan itu disampaikan Gubernur Papua Barat, Drs Dominggus Mandacan MSi, dalam penutupan kegiatan itu di sebuah hotel di Manokwari, Jumat 08 Mei 2026.

Gubernur Papua Barat menegaskan Musrenbang bukan sekadar agenda seremonial tahunan tapi forum strategis untuk menyelaraskan arah pembangunan pusat dan daerah agar lebih tepat sasaran terhadap kebutuhan masyarakat Papua Barat.

Gubernur Papua Barat menegaskan arah pembangunan tetap mengacu pada Rencana Induk Percepatan Pembangunan Papua (RIPPP) 2022–2041 dan Rencana Aksi Percepatan Pembangunan Papua (RAPPP) 2025–2029.

Dalam forum tersebut sektor kesehatan, pendidikan, dan ekonomi lokal jadi prioritas utama. Untuk Papua Sehat pemerintah menargetkan penguatan layanan kesehatan bergerak, pembangunan fasilitas kesehatan dasar dan rujukan, hingga penanganan penyakit menular seperti TBC dan malaria.

Untuk Papua Cerdas pemerintah menyiapkan pengembangan sekolah terbuka, sekolah sepanjang hari, hingga sekolah berpola asrama guna menjawab tantangan geografis Papua Barat.

Adapun Papua Barat Produktif melalui sektor ekonomi produktif diarahkan pada pengembangan komoditas unggulan seperti kakao dan kelapa, termasuk pengembangan kawasan wisata Teluk Triton di Kabupaten Kaimana dan kawasan Anggi di Kabupaten Pegunungan Arfak sebagai kota kecil berkarakter khusus.

“Hasil kesepakatan Musrenbang ini harus menjadi pedoman seluruh perangkat daerah dan pemerintah kabupaten dalam menyusun dokumen perencanaan dan penganggaran tahun 2027,” ingat Dominggus Mandacan.

Gubernur Papua Barat juga menekankan pentingnya sinergi, konsistensi, dan komitmen seluruh pemangku kepentingan agar target pembangunan dapat tercapai secara optimal dan berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat Papua Barat. (*)

Previous articleMiyajgema Papua Barat, Gubernur Ajak Jaga Kamtibmas
Next articleKlasis GKI Hatam Moile Meach Dapat Bantuan 2 Motor Pelayanan