Langkah Pemerintah Provinsi Papua Barat, melalui Gubernur Papua Barat, Drs Dominggus Mandacan MSi, dalam melindungi hutan di Tanah Papua mendapat apresiasi National Geographic dalam artikel yang diterbitkan pada 9 Desember 2021.
Dalam artikel bertajuk 5 environmental victories from 2021 that offer hope, media sangat terkemuka di dunia ini memasukkan pencabutan ijin 12 perusahaan kelapa sawit dengan area konsesi lebih dari 600 ribu hektar, alias dua kali lipat luas Los Angeles, dalam kategori kemenangan perlindungan hutan di 2021.
Keterangan tertulis yang diterima papuakini menyebutkan, Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Provinsi Papua Barat, Dr Ir Yacob Fonataba, merasa bangga karena kebijakan perlindungan hutan yang diterapkan Pemerintah Provinsi Papua Barat mendapat apresiasi dan perhatian media internasional.
Fonataba menjelaskan, dari hasil evaluasi review perijinan penggunaan lahan di Papua Barat, telah terselamatkan 611.440,84 hektar lahan dari 24 perusahaan, dan yang masih berupa tutupan hutan luasnya 383.431,05 hektar.
Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) Provinsi Papua Barat, Prof Dr Charlie D Heatubun SHut MSi FLS juga bangga bangga dengan publikasi ini.
Sebagai inisiator International Conference on Biodiversity, Eco-Tourism and Creative Economy (ICBE) 2018, dia mengapresiasi semua pihak yang bekerja keras menjaga komitmen bersama yang dilahirkan pada ICBE 2018 melalui Deklarasi Manokwari.
Komitmen ini tidak hanya sebatas kata, tetapi diwujudkan dalam aksi dan tindakan nyata sehingga mendapat pengakuan dunia internasional. Publikasi itu menunjukkan bahwa apa yang dilakukan di Papua Barat adalah untuk kemaslahatan umat manusia dan menjaga bumi tetap sehat dan layak dihuni.(*/dixie)



