Pembangunan Sekolah Rakyat di Kaimana Terus Berjalan, Solusi Pendidikan Anak Kurang Mampu

Pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Kaimana, Papua Barat, hingga kini masih terus berlanjut. Program kolaborasi antara pemerintah daerah dan Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI) ini dihadirkan untuk memperluas akses pendidikan bagi masyarakat prasejahtera.

Kepala Dinas Sosial dan KB Kabupaten Kaimana, Markus Tanggarofa, menegaskan bahwa Sekolah Rakyat dirancang khusus untuk memfasilitasi anak-anak dari keluarga kurang mampu yang belum terakomodasi secara maksimal dalam sistem pendidikan formal.

“Program ini bertujuan mengumpulkan dan membina anak-anak dari keluarga kurang mampu, terutama yang belum tersentuh layanan pendidikan secara optimal. Ini merupakan program pemerintah pusat yang harus kita dukung bersama,” ujar Markus, Jumat 27 Februari 2026.

Sebagai bentuk dukungan penuh terhadap program nasional ini, Pemerintah Daerah Kabupaten Kaimana telah menyiapkan lahan seluas delapan hektare sejak tahun 2025. Proses penyiapan lahan terus digenjot agar pembangunan fisik dapat segera dimulai.

“Dari delapan hektare yang disiapkan, tahun kemarin baru setengah yang dilakukan pematangan. Tahun ini kami masih menunggu surat penetapan resmi dari Kementerian Sosial untuk kelanjutan pembangunan,” jelas Markus.

Pihaknya berharap surat penetapan dari Kemensos RI dapat segera diterbitkan agar proses konstruksi berjalan lancar tanpa kendala teknis.

Kehadiran Sekolah Rakyat di Kaimana tidak hanya diposisikan sebagai proyek infrastruktur fisik semata, melainkan sebagai investasi sosial jangka panjang. Peningkatan mutu pendidikan dinilai menjadi sarana paling efektif untuk memutus mata rantai kemiskinan di daerah.

Melalui fasilitas pendidikan yang memadai dan berkualitas, anak-anak dari keluarga prasejahtera di Kaimana diharapkan memiliki kesempatan setara untuk meraih masa depan yang lebih baik serta berkontribusi bagi kemajuan daerah. (yos)

Previous articleRakornas Pesparawi Nasional XIV Digelar di Manokwari
Next articleBantuan Bahan Pokok Warnai Safari Ramadan Papua Barat