Jarak Pandang Cuma 500-700 Meter, Jemaah Umrah Kaimana Batal Terbang

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang memicu kabut asap pekat mematikan total aktivitas penerbangan di Bandar Udara Utarum Kaimana, Papua Barat, Selasa (13/10/2026).

Eskalasi karhutla di wilayah tersebut memangkas jarak pandang (visibility) hingga tersisa 500 sampai 700 meter, jauh di bawah standar keselamatan penerbangan.

Kondisi tersebut menyebabkan 15 jemaah umrah asal Kaimana yang baru saja dilepas Bupati Kaimana, Drs Hasan Achmad MSI, siang tadi, terpaksa ditunda keberangkatannya dengan Wings Air.

Kepala Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kelas III Kaimana, Juprianto Pali, yang dikonfirmasi papuakini.net menyatakan seluruh penerbangan hari ini dibatalkan akibat kabut asap.

“Semua cancel flight karena kabut asap yang menyebabkan jarak pandang cuma 500-700 meter,” ungkap Juprianto Pali.

Terkait jadwal penerbangan selanjutnya, pihak bandara masih menunggu perkembangan cuaca.

“Kalau untuk besok, kita tetap menunggu informasi cuaca besok,” jelas Juprianto Pali via WhatsApp.

Hingga Selasa sore, kabut asap dampak karhutla masih mengepul pekat dan menyelimuti seluruh wilayah Kaimana dan sekitarnya. (yos)

Previous articleBupati Kaimana Lepas 15 Jemaah Umrah