Sudah Saatnya Pikirkan Relokasi Bandara Rendani

Wacana pemindahan lokasi Bandara Rendani, Manokwari, ke wilayah yang lebih luas dan memadai jadi salah satu pemikiran strategis Plt Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Papua Barat, Markus Lukas Sabarofek SSos.

Relokasi tersebut merupakan langkah antisipatif perkembangan dan pembangunan Papya Barat puluhan bahkan ratusan tahun ke depan.

Plt Kepala Dinas Perhubungan Papua Barat mencontohkan perpindahan bandara Sorong, Fakfak, dan bahkan Jakarta.

“Sebagai ibukota provinsi kita harus punya bandara luas dan semacam relokasi ke sana untuk anak cucu, sesuai pesan gubernur terjemahkan satu kata seribu langkah,” ujar Markus Lukas Sabarofek di Manokwari, Kamis 08 Mei 2026.

Hal senada disampaikan Kepala Bidang Pembangunan Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah Bappeda Papua Barat, Nikson Saiba.

“Generasi kita sudah saatnya pikirkan 100-200 tahun ke depan. Lihat progress Rendani kita lebih banyak cost-nya untuk ganti untung, relokasi warga, rumah dan segala macam,” beber Nikson Saiba saat dijumpai terpisah.

Kepala Bidang Pembangunan Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah Bappeda Papua Barat lalu menyatakan bisa secepatnya dilakukan mumpung masih ada kawasan-kawasan kosong yang, selain bisa lebih murah biayanya, juga lebih adaptif perencanaannya. (an/dixie)

Previous articleMusrenbang Otsus dan RKPD 2027 Tempatkan OAP Subjek Utama Pembangunan
Next articleMiyajgema Papua Barat, Gubernur Ajak Jaga Kamtibmas