Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Papua Barat, Sammy Djunire Saiba, menegaskan pembukaan lapangan kerja merupakan kebutuhan mendesak bagi generasi muda di Papua Barat dan tanah Papua, di tengah persoalan pengangguran dan kemiskinan ekstrem.
Hal itu disampaikan Ketua KNPI Papua Barat pada wartawan usai upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 di kantor Gubernur Papua Barat di Manokwari, Rabu 28 Oktober 2026.
Menurutnya, kenakalan remaja dan pemuda banyak dipicu faktor ekonomi. “Kalau lapangan kerja dibuka seluas-luasnya, itu bisa meminimalisir kenakalan remaja agar tidak berdampak buruk terhadap pembangunan dan masyarakat,” ujarnya.
Untuk itu, Ketua KNPI Papua Barat meminta pemerintah memperluas kesempatan kerja lewat berbagai sektor usaha, sehingga pemuda tidak hanya bergantung pada profesi aparatur sipil negara (ASN), TNI, atau Polri.
Ketua KNPI Papua Barat memengingatkan, tanpa lapangan kerja pemuda akan mencari jalannya sendiri. “Karena itu, negara harus segera menyiapkan lapangan kerja seluas-luasnya,” tegasnya.
Ketua KNPI Papua Barat juga mengajak pemuda tetap optimis, produktif, dan menjaga keamanan serta kebersamaan di Papua Barat. Pemuda juga diingatkan menjauhi narkoba dan minuman keras yang merusak masa depan.
“Mari kita jaga kebersamaan, keamanan, dan mendukung pemerintah agar secepatnya membuka lapangan kerja bagi pemuda,” tandasnya. (*)



