Wagub Papua Barat Minta Kerja Sama Literasi Tidak Berhenti Sebatas Seremonial MoU

Wakil Gubernur Papua Barat, Mohamad Lakotani, menegaskan pentingnya implementasi nyata pasca penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) penguatan literasi. Kesepakatan tersebut tidak berhenti pada dokumen formal, melainkan diterjemahkan menjadi program terukur yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Wakil Gubernur Papua Barat menegaskan ini saat membuka Festival Literasi Provinsi Papua Barat di auditorium TP PKK Papua Barat di kawasan Arfai, Manokwari, Senin 19 Oktober 2026.

Wakil Gubernur Papua Barat menekankan bahwa pembangunan budaya literasi memerlukan sinergi lintas sektor, mulai dari pemerintah, sekolah, dunia usaha, komunitas, hingga peran vital keluarga sebagai fondasi utama pembentukan minat baca anak.

Sementara itu, Ketua Panitia sekaligus Kabid Pengembangan Perpustakaan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Papua Barat, Simson Dowansiba, menyatakan instansinya akan segera menyusun rencana kerja detail beserta skema pengawasan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan setiap poin kerja sama terealisasi secara berkelanjutan demi mencetak masyarakat Papua Barat yang cerdas dan berdaya saing. (*)

Previous articlePastor di Ekuador Meninggal Tertimpa Salib
Next articleKPK Soroti Bansos, Gubernur Papua Barat Ketatkan Syarat Proposal Hibah