Pemerintah Kaimana mengalokasikan anggaran Rp 1,6 miliar dalam APBD 2026 untuk program Umrah dan Ziarah Rohani gratis.
Kepala Bagian Kesra Setda Kaimana, Yoyon Fahri Nifsu, menyatakan dana tersebut dibagi sama rata untuk dua program keagamaan tersebut.
“Masing-masing dapat alokasi Rp 800 juta, baik untuk keberangkatan Umrah bagi umat Muslim maupun Ziarah Rohani bagi umat Kristiani,” kata Yoyon usai acara pelepasan jemaah Umrah di Ruang VIP Bandar Udara Utarom, Kaimana, Selasa 13 Oktober 2026.
Lewat alokasi ini, para peserta tidak perlu mengeluarkan biaya sama sekali. Pemkab Kaimana menanggung seluruh fasilitas, meliputi pembuatan paspor, tiket pesawat PP, transportasi lokal, hingga akomodasi selama di tanah suci.
Yoyon menegaskan penerima program ini difokuskan pada sosok-sosok yang telah berjasa besar bagi masyarakat Kaimana. “Prioritas utama kami adalah guru dan nakes yang sudah mengabdi minimal 20 tahun. Pengurus masjid dan pemuka agama juga menjadi bagian dari peserta yang diakomodasi,” terangnya.
Program ini sekaligus menjadi pemenuhan janji kerja Bupati Kaimana dan Wakil Bupati Kaimana untuk memberikan penghargaan nyata bagi warganya.
Adapun untuk peserta Ziarah Rohani, pemberangkatan diperkirakan berlangsung pada akhir tahun mengingat lamanya proses verifikasi visa. “Estimasi keberangkatan sekitar bulan Desember karena pengurusan visa memakan waktu kurang lebih 45 hari,” tutur Yoyon. (yos)
