Pemkab Kaimana Minta Bantuan Provinsi Papua Barat untuk Pemadaman Karhutla

Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang telah melanda 185 hektar lahan di Kabupaten Kaimana membuat Pemerintah Kaimana meminta dukungan dari tingkat provinsi.

Bupati Kaimana, Drs Hasan Achmad mengatakan, Pemkab Kaimana telah mengajukan permintaan bantuan kepada BPBD Provinsi Papua Barat.

Pernyataan itu disampaikan Bupati usai melaksanakan salat Istisqa di halaman apel Mapolres Kaimana, Sabtu (10/10/2026).

Salat Istisqa adalah salat sunah muakkadah (sangat dianjurkan) yang dilakukan umat Islam untuk memohon kepada Allah SWT agar menurunkan hujan saat terjadi kemarau panjang, kekeringan, atau bencana seperti kabut asap dan kebakaran hutan.

“Pemerintah daerah mengajukan permintaan kepada BPBD Papua Barat untuk membantu penanganan Karhutla di Kaimana,” ujar Hasan Achmad pada wartawan.

Bupati Kaimana menjelaskan, permintaan itu terkait dengan pemadaman api lewat udara dengan metode water bombing dan modifikasi cuaca melalui simulasi intervensi awan, atau yang dikenal dengan ikhtiar pembuatan hujan buatan.

Di tengah pekatnya kabut asap, Bupati juga menyampaikan imbauan kesehatan untuk seluruh masyarakat Kaimana.

“Kita mengimbau kepada masyarakat agar juga mengurangi aktivitas di luar rumah dan apabila bepergian menggunakan masker,” tutupnya. (yos)

Previous articleKarhutla Kaimana Sudah 185 Hektare, Kini Muncul Titik Api Baru