Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kabupaten Kaimana terus meluas. Hingga Jumat 06 Oktober 2026 lahan yang terbakar mencapai 185 hektare.
Hal ini disampaikan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kaimana, Hans JM Litaay pada papuakini.net.
Menurutnya, angka tersebut masih berpotensi bertambah. Pasalnya, pihaknya baru saja menerima laporan adanya titik api baru di beberapa wilayah.
“Ada kemunculan titik api baru di wilayah Kampung Rafa Sawatawera, Distrik Teluk Arguni Atas,” ujar Hans JM Litaay.
Tidak hanya itu, laporan terbaru juga menyebutkan munculnya titik api baru di Distrik Kaimana.
“Juga ada titik api baru di Kampung Faranyau dan Kampung Werua, Distrik Kaimana,” jelasnya.
Merespon situasi tersebut, BPBD Kaimana bergerak cepat dengan membentuk dua tim untuk penanganan di lapangan.
Dua tim tersebut akan diberangkatkan menuju lokasi kebakaran di distrik Teluk Arguni Atas dan Distrik Kaimana, pada Sabtu 10 Oktober 2026.
Tim akan fokus pada upaya pemadaman dan mitigasi agar api tidak merambat ke wilayah yang lebih luas. (yos)



