Papua Barat Cerdas Tersendat Pencairan Dana Otsus dari Pusat

Sejumlah program Papua Barat Cerdas besutan Pemerintah Provinsi Papua Barat terhambat karena belum cairnya dana Otonomi Khusus (Otsus).

Salah satu program itu, menurut Kepala Dinas Pendidikan Papua Barat, Barnabas Dowansiba SPd MPd, adalah pelaksanaan rakor dengan semua kepala sekolah SMA dan SMK se Papua Barat.

“Masih tersendat karena pergeseran anggaran Otsus dari pemerintah pusat. Rencananya awal Agustus, tapi ini sudah lewat karena dana Otsus dari pemerintah pusat belum ada informasi,” ujar Barnabas Dowansiba, usai menghadiri pengukuhan Paskibraka Papua Barat 2026 di Manokwari, 15 Agustus 2026.

Kepala Dinas Papua Barat berharap Rakor tersebut bisa terlaksana di Agustus ini, atau awal September 2026.

Dari Rakor itu bisa terkumpul data, antara lain siswa Orang Asli Papua (OAP) yang bisa mendapat seragam gratis dan yang berprestasi, data guru SMA/SMK yang pendidikannya masih D1, D2, dan D3, Mereka akan ditingkatkan jenjang pendidikannya bekerjasama dengan Universitas Papua (UNIPA).

“Kita siapkan anggarannya di 2027, lalu kita PKS dengan UNIPA,” ungkap Barnabas Dowansiba.

Program lain yang tersendat adalah mahasiswa OAP yang punya Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 2,75 dan yang kuliah di fakultas kedokteran. (an/dixie)

Previous articlePembawa Baki Paskibraka Papua Barat, Enjelina Mandacan Ingin Jadi Kowad