Bupati Mansel Yakin Pengiriman Perdana Kulit Masohi Kering Bisa Dongkrak PAD

Pengiriman perdana kulit masohi kering ke Surabaya bisa membantu peningkatan PAD (Pendapatan Asli Daerah) Kabupaten Mansel (Manokwari Selatan).

Keyakinan ini dilontarkan Bupati Mansel, Bernard Mandacan, dalam pengiriman perdana komoditas itu oleh Gubernur Papua Barat, Drs Dominggus Mandacan MSi, di Kampung Sabri, Distrik Ransiki, Kabupaten, Manokwari Selatan, Kamis 02 April 2026.

“Kami optimis terbukanya akses pasar ke Surabaya akan menjadi gerakan baru dalam meningkatkan PAD,” kata Bernard Mandacan.

Bupati Mansel lalu menyatakan pengiriman tersebut merupakan bukti nyata perhatian Gubernur Papua Barat untuk kemandirian ekonomi masyarakat di Mansel.

Bupati Mansel juga menyatakan pengembangan sektor pertanian, perikanan, dan hasil hutan jadi tulang punggung ekonomi masyarakat Mansel yang perlu terus didorong secara berkelanjutan.

KAYU ILEGAL

Terkait itu, Bupati Mansel menyoroti masih maraknya praktik penebangan dan pengangkutan kayu ilegal.

Bupati Mansel mencontohkan kejadian di Tanjung Oransbari tahun lalu, di mana ditemukan kapal bermuatan penuh kayu tanpa dokumen resmi.

Pengambilan kayu ilegal juga masih terjadi di wilayah Isim dan Tahota, yang hanya menguntungkan segelintir pihak tanpa memperhatikan kelestarian lingkungan dan kesejahteraan masyarakat setempat.

“Saya minta masyarakat melapor ke kepolisian jika menemukan aktivitas ilegal seperti itu,” ingat Bernard Mandacan. (*)

Previous articleMansel Punya Potensi Besar Perhutanan Sosial
Next articleBuntut Lenyapnya Dua Patung Kasuari, Gubernur Papua Barat Sorot Satpol PP