Dana Desa Kaimana Berkurang 50 M di 2026

Alokasi Dana Desa (ADD) 84 kampung di Kabupaten Kaimana, Papua Barat, dari APBN 2026 berkurang 60 persen, sekira Rp50 M.

Menurut Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung Kabupaten Kaimana, Ika Damayanti, pada 2025 ADD Kabupaten Kaimana Rp. 83.409.792.000 sedangkan di 2026 pagu anggarannya dipangkas jadi Rp. 33.167.465.000.

“Jadi ada pengurangan Rp. 50.242.327.000 atau 60 persen. Pengurangan ini menyebabkan setiap desa di Kaimana hanya dapat ADD Rp. 300 juta sampai Rp 500 juta di 2026 ini,” ungkap Ika Damayanti pada papuakini, 13 Januari 2026.

Berapa besaran pastinya ADD tiap kampung itu masih menunggu penetapan APBD Kaimana tahun 2026.

Pengurangan itu diketahui setelah adanya Surat Pemberitahuan Rincian Dana Desa TA 2026 melalui SIKD dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia Nomor S-104/PK/2025 tertanggal 29 Desember 2025.

“Pengurangan ini telah kami sampaikan pada seluruh kepala desa demi percepatan penyusunan Anggaran Pendapatan Belanja Desa tahun 2026,” ungkap Ika Damayanti.

Untuk penggunaan Dana Desa tahun ini diatur dalam Peraturan Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT) Nomor 16 tahun 2025 tentang Petunjuk Operasional atas Fokus Penggunaan Dana Desa tahun 2026.

Selain untuk mendukung implementasi Koperasi Merah Putih, Dana Desa juga difokuskan untuk penanganan kemiskinan ekstrem dengan pemberian Bantuan Langsung Tunai Desa, Penguatan Desa berketahanan iklim dan tangguh bencana.

Selanjutnya, Peningkatan promosi dan penyediaan layanan dasar Kesehatan. Ketahanan pangan atau lumbung pangan, energi, dan lembaga ekonomi Desa serta Pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur desa melalui program Padat Karya Tunai Desa.

“Fokus lain adalah pembangunan infrastruktur digital dan teknologi di Desa dan/atau program sektor prioritas lainnya di Desa termasuk pengembangan potensi dan keunggulan Desa. Dana ini juga dapat digunakan untuk operasional Pemerintah Desa paling banyak 3% (tiga persen) dari pagu Dana Desa,” beber Ika Damayanti. (yos)

Previous articlePemkab Kaimana Laporkan Kondisi Pangan dan Keamanan Jelang Nataru ke Wagub Papua Barat