Ini Penyebab Atlet Lari Kaimana Tak Raih Juara 1 Lari 10 K

Ini Penyebab Atlet Lari Kaimana Tak Raih Juara 1 Lari 10 K
Lewi Orouw Ketua KONI Kabupaten Kaimana (kanan) dan Kapten Infanteri Frans Aboda Ketua PASI Kaimana.

Atlet lari tuan rumah Lomba Lari 10 Kilometer Kaimana tidak berhasil meraih juara 1 pada ajang yang digelar KONI Papua Barat itu, 22 Juni 2024.

Seperti diberitakan sebelumnya juara 1 putra diraih Megi Bonggoibo dan juara 1 putri disabet Taransina Manggaprow. Keduanya atlet asal Manokwari.

Lewi Oruw, Ketua Harian KONI Kabupaten Kaimana, pada papuakini usai perlombaan tadi mengatakan, Kaimana sebagai tuan rumah tentu ingin meraih hasil terbaik.
Dia mengatakan Kaimana belum memiliki pelatih untuk lari jarak jauh, sehingga berpengaruh pada kesiapan atlet untuk meraih hasil maksimal di lomba ini.

Oleh sebab itu, lanjutnya, KONI Kaimana melalui PASI telah merekomendasikan 3 orang untuk mengikuti kursus kepelatihan hingga memperoleh lisensi sebagai pelatih.
Sementara itu, untuk sprinter atau lari jarak dekat, atlet Kaimana telah beberapa kali meraih juara. Kejuaraan daerah tahun lalu Kabupaten Kaimana meraih juara 1 umum dengan beberapa klasifikasi perlombaan seperti 100 meter, 200 meter, dan 400 meter.

Di tempat yang sama, Kapten Infantri Frans Aboda Ketua PASI Kaimana, turut mengaminkan kondisi yang dialami oleh cabang olahraga yang diketuainya tersebut.

Dia mengatakan selama ini atlet Kaimana banyak meraih medali di bidang sprinter, lempar lembing dan lompat, tapi masih kurang di lari jarak jauh dan menengah karena tidak ada pelatih yang bisa membimbing dan mengarahkan.

“Tiga orang yang disiapkan untuk pelatih kami upayakan bisa mengambil license level one, sehingga ilmu yang didapat bisa menyeluruh baik dari pelatih dasar, pelatih lari baik jarak jauh maupun menengah,” bebernya.(yos)

Previous articleSebaran Penderita DBD Merata, Puskesmas Kaimana Lakukan Fogging
Next articleKONI Papua Barat Serahkan Bantuan Rumput Lapangan dan Stopwatch untuk KONI Kaimana