Buka Rakerda KNPI, Gubernur Papua Barat Ingatkan Pemuda Aset Indonesia Emas

Buka Rakerda KNPI, Gubernur Papua Barat Ingatkan Pemuda Aset Indonesia Emas
(Kiri ke kanan) Ketua KNPI Papua Barat, Dr Samy Djunire Saiba MSi, Plt Sekda Papua Barat, Dance Sangkek SH MH, dan pengurus DPP KNPI, Keni Novandi Saputra, menabuh tifa pembukaan Rakerda KNPI Papua Barat di Manokwari, 22 Februari 2023.

Pemuda sebagai aset masa depan bangsa menuju Indonesia Emas 2045 diimbau selalu aktif mendukung program-program pemerintah.

“Saya ingin semua pemuda Papua Barat aktif dalam mendukung proram-program pemerintah. Jangan cuma lakukan kegiatan seremonial tapi lebih berperan aktif dalam mendukung pembangunan Papua Barat,” ujar Penjabat Gubernur Papua Barat, Komjen (Purn) Drs Paulus Waterpauw MSi, melalui Plt Sekda Papua Barat, Dance Sangkek SH MH.

Imbauan ini disampaikan dalam sambutan pembukaan Rakerda KNPI Papua Barat di gedung KNPI Papua Barat di kawasan Sowi Gunung, Manokwari, Rabu, 22 Februari 2025.

Sejauh ini Penjabat Gubernur Papua Barat menilai kerja-kerja kini KNPI Papua Barat sangat baik dan telah ikut aktif mendukung program nasional, seperti mencegah dan mengendalikan inflasi daerah.

Penjabat Gubernur Papua Barat lalu mengatakan saat ini Papua Barat tinggal 7 kabupaten pasca pemekaran Papua Barat Daya.

Meski begitu, pembangunan bukan hal mudah bukan karena tingkat kesulitan pembangunan Papua Barat yang sangat besar, di mana kondisi fisik wilayah sangat mempengaruhi percepatan pembangunan.

Terkait itu, Penjabat Gubernur Papua Barat berpesan agar KNPI Papua Barat berperan aktif dalam mengubah mindset sebagian masyarakat yang suka memalang fasilitas publik dan pemerintah jika menemui masalah-masalah tertentu.

“Satu lagi pesan saya titipkan buat adinda-adinda sekalian. Stop palang memalang. Jika tidak, Papua Barat akan terus tertinggal dari daerah lain. Pemuda siap toh?,” tanya Plt Penjabat Gubernur Papua Barat, disambut jawaban nyaring “Siap” para peserta Rakerda.(an/dixie)

Previous articleSuku Sumuri Papua Minta Pemkab Bintuni Bentuk Tim Kajian Pemindahan Pabrik Pupuk
Next articleKNPI Papua Barat Usulkan Tiap Daerah Luar Papua Beri Kuota PNS Tanah Papua