Pembatalan penerbangan Wings Air pada 13 Oktober 2026 akibat kabut asap memaksa pengalihan rute keberangkatan rombongan jemaah umrah asal Kabupaten Kaimana. Untuk menyiasati kendala transportasi udara tersebut, seluruh jemaah kini diberangkatkan melalui jalur laut menuju Kota Sorong.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kabupaten Kaimana, Yoyon Fahri Nifsu, mengonfirmasi bahwa langkah alternatif ini diambil agar perjalanan ibadah jemaah tetap berjalan lancar.
“Terkait langkah alternatif pasca cancel flight Wings Air pada tanggal 13 kemarin, seluruh jemaah dialihkan menggunakan Kapal Sabuk Nusantara 96 yang akan diberangkatkan esok hari, 15 Oktober, menuju Sorong,” kata Yoyon saat dihubungi papuakini.net, Rabu 14 Oktober 2026.
Pelayaran laut dari Kaimana ke Sorong diperkirakan memakan waktu sekitar dua hari. Sesampainya di Sorong, rombongan tidak langsung melanjutkan penerbangan, melainkan memulihkan tenaga dan menginap di Asrama Haji Sorong.
“Pihak Kementerian Haji dan agen travel sudah berkoordinasi dengan pengelola Asrama Haji di Sorong untuk penggunaan fasilitas tersebut,” tambah Yoyon.
Selama transit di asrama, para jemaah juga akan menjalani proses vaksinasi wajib sebagai syarat penerbangan internasional.
Sesuai rencana terbaru, rombongan dijadwalkan terbang menuju Jakarta sebelum melanjutkan perjalanan ke Tanah Suci.
“Sekitar tanggal 18 atau 19 Oktober, jemaah langsung diberangkatkan menggunakan Garuda Indonesia ke Jakarta, lalu terbang langsung menuju Jeddah,” tutupnya.
Perubahan jalur ini secara otomatis membatalkan rute awal yang disiapkan agen travel, yakni transit via Makassar. (yos)


