Cuaca Buruk, UP Pelabuhan Kaimana Imbau Nelayan Waspada Melaut

Aktivitas pelayaran di Pelabuhan Kelas III Kaimana, Papua Barat, dipastikan tetap beroperasi normal di tengah kepungan kabut asap yang menyelimuti wilayah perairan setempat hingga Senin 12 Oktober 2026.

Plh Kepala Unit Penyelenggara Pelabuhan Kelas III Kaimana, Risyard Mairuhu, mengonfirmasi bahwa operasional lalu lintas laut untuk kapal-kapal berukuran besar sejauh ini berjalan tanpa kendala.

“Kegiatan aktivitas kapal masih berjalan seperti biasa. Untuk kapal-kapal berukuran besar seperti KM Labobar, kapal kargo, maupun kapal feri masih dalam kondisi normal dan tetap kami layani,” ujar Risyard Mairuhu.

Plh Kepala Unit Penyelenggara Pelabuhan Kelas III Kaimana menambahkan, hingga saat ini pihak pelabuhan belum menerima laporan atau keluhan dari para nakhoda terkait gangguan navigasi akibat kabut asap tersebut.

Meski begitu, otoritas pelabuhan menerbitkan imbauan kewaspadaan penuh bagi para pengguna dan penyedia jasa angkutan laut berskala kecil, termasuk kapal kayu dan nelayan tradisional. Menurunnya jarak pandang di wilayah perairan dinilai berisiko terhadap keselamatan pelayaran kapal-kapal kecil.

“Kami mengimbau kepada pengguna jasa, khususnya kapal nelayan dan kapal-kapal kecil, agar lebih berhati-hati saat melaut,” tegasnya.

Pihak Pelabuhan Kaimana menegaskan bahwa faktor keselamatan dan keamanan pelayaran tetap menjadi prioritas utama. Penyesuaian kebijakan operasional dapat dilakukan sewaktu-waktu apabila kondisi jarak pandang kian memburuk. (yos)

Previous articlePemkab Kaimana Terapkan WFH 13-16 Oktober Akibat Karhutla
Next articleIni Ikhtisar Alokasi Anggaran 57,06 M Program Papua Barat Cerdas Untuk 10.872 Siswa dan Mahasiswa