Tim SAR Gabungan Kaimana Hentikan Pencarian Penumpang KM Sabuk Nusantara 75

Tim SAR gabungan di Kaimana menutup operasi pencarian Gilbert Saflambolo, penumpang KM Sabuk Nusantara 75 yang diduga jatuh dari kapal di perairan sekitar Teluk Etna Kaimana pada 27 Juli 2026.

Komandan Pos SAR Kaimana, Silas Wopari, menyatakan pencarian Gilbert dilakukan sejak 30 Juli 2026 hingga hari terakhir pencarian pada Rabu 05 Agustus 2026.

Komandan Pos SAR Kaimana menjelaskan tim SAR Gabungan telah mengevaluasi pencarian dengan keluarga korban, di mana keluarga korban minta meminta perpanjangan waktu pencarian. Permintaan itu tak dapat dipenuhi karena peraturan Basarnas menyatakan batas waktu pencarian hanya tujuh hari.

Bila selama tujuh hari pencarian itu tidak ditemukan tanda-tanda atau hasil di lapangan, maka pencarian diusulkan untuk ditutup secara resmi.

Bila keluarga mengusulkan untuk dilakukan perpanjangan waktu pencarian, maka semua biaya proses pencarian yang diusulkan ditanggung sepenuhnya pihak keluarga.

“Hari ini semua unsur yang terlibat telah dikembalikan ke satuan masing-masing. Basarnas berterimakasih pada semua potensi yang telah terlibat dalam proses pencarian penumpang yang jatuh dari KM Sabuk Nusantara 75,” kata Silas Wopari.

Komandan Pos SAR Kaimana ini lalu kembali mengingatkan seluruh masyarakat Kaimana lebih berhati-hati dalam bertaktivitas atau melakukan perjalanan di laut.

“Hal yang wajib diperhatikan adalah, menggunakan life jacket, memperhatikan kapasitas muatan, memperhatikan BBM yang akan digunakan sepanjang perjalanan, dan mengikuti data cuaca dari BMKG,” pesan Silas Wopari. (yos)

Previous articleBapenda Papua Barat Rancang SK Gubernur Soal Bagi Hasil Pajak Air Permukaan