DPR Papua Barat pekan depan akan membentuk Pansus (Panitia Khusus) PT Padoma Ubadari Energi pekan depan.
Menurut Ketua DPR Papua Barat, Orgenes Wonggor, pansus bertujuan mendalami berbagai persoalan yang dihadapi BUMD itu, sekaligus merumuskan langkah-langkah perbaikan agar BUMD tersebut dapat dikelola lebih optimal.
PT Padoma Ubadari Energi merupakan anak usaha PT Papua Doberai Mandiri (Padoma).
Ketua DPR Papua Barat lalu menyatakan PT Padoma Ubadari Energi hingga kini belum memberikan kontribusi signifikan pada Pendapatan Asli Daerah (PAD) Papua Barat.
Sebelumnya, DPR Papua Barat juga menyoroti dua kali pengiriman kargo LNG yang baru satu kali disetorkan hasilnya ke pemerintah provinsi.
Sementara itu, Gubernur Papua Barat menyatakan akan mengaudir PT Padoma Ubadari Energi, menyusul sejumlah persoalan yang ditemukan dalam pengelolaan perusahaan tersebut. Audit akan dilakukan Inspektorat Papua Barat setelah pemerintah provinsi bertemu dengan manajemen perusahaan.
“(Audit) Ini direncanakan dalam waktu dekat,” kata Dominggus Mandacan usai mengikuti rapat paripurna DPR Papua Barat di sebuah hotel di Manokwari, Senin 03 Agustus 2026.
Rencana audit tersebut mencuat setelah Panitia Kerja (Panja) DPRP Papua Barat membahas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Pemerintah Provinsi Papua Barat Tahun Anggaran 2025. (*)



