Kunjungan ke Papua Barat, Menteri Transmigrasi Ingatkan Pembangunan Infrastruktur Dasar

Menteri Transmigrasi, Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara, dalam kunjungan kerjanya ke Papua Barat mengingatkan kawasan transmigrasi lokal harus diperkuat melalui pembangunan infrastruktur dasar seperti jalan, sekolah, tempat ibadah, dan fasilitas kesehatan.

Ini diungkapkan Kepala Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Papua Barat, Eduard Toansiba SH MAP usai kunjungan kerja Menteri Transmigrasi, Sabtu 12 September 2026.

Kepala Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Papua Barat lalu mengatakan kunjungan Menteri Transmigrasi ini difokuskan pada sejumlah program prioritas, terutama di sektor ekonomi dan pengembangan transmigrasi lokal.

“Ada kelompok yang menjalin kerja sama dengan Universitas Airlangga. Salah satu yang dikembangkan adalah pengolahan buah matoa yang untuk pertama kalinya dipromosikan di Papua Barat, dan direncanakan diekspor ke luar negeri,” ujar Eduard Toansiba.

Menteri Transmigrasi juga berharap ke depan transmigrasi lokal yang sudah jangan dipindahkan tapi dikembangkan. “Kalau memang harus dipindahkan, terlebih dahulu harus diciptakan lapangan kerja. Tidak ada penambahan atau pemindahan tenaga kerja dari luar, tapi yang dimanfaatkan adalah tenaga kerja lokal yang sudah ada,” ungkap Eduard Toansiba.

Sebelumnya, kedatangan Menteri Transmigrasi disambut Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, dan Kapolda Papua Barat, Irjen Alfred Papare, di Bandara Rendani, Manokwari.

Menteri Pertanian datang ke, dan pergi dari, Manokwari dengan pesawat jet bisnis bermesin ganda Cessna 700 Citation Longitude dengan nomor registrasi PK-CAA.

Pesawat ini dimiliki dan dioperasikan Balai Besar Kalibrasi Fasilitas Penerbangan (BBKFP) di bawah Kementerian Perhubungan Republik Indonesia. (*)

 

Previous articlePapua Barat Jajaki Larangan Kendaraan Bermotor Luar Daerah Isi BBM Subsidi
Next articleKompetisi Basket Fanindi Open Tournament 2026 Bergulir