Pemkab Kaimana Diminta Pertinggi Talut Kampung Wamesa

Pemkab (Pemerintah Kabupaten) Kaimana, Papua Barat, diminta segera meninggikan talud di Kampung Wamesa, Distrik Kambrauw, untuk mencegah banjir rutin akibat air pasang laut di kampung tersebut.

Banjir tersebut bukan cuma merendam rumah penduduk tapi juga sekitar 70 persen areal bangunan Sekolah SD YPK Betlehem di kampung itu.

Menurut Wakil Ketua III DPR Kabupaten Kaimana, Dennis Yusuf Sawi, kondisi itu sering dialami masyarakat setempat ketika air laut pasang.

“Saat air pasang yang cukup tinggi merendam kampung karena talutnya rendah,” ujar personil Fraksi Otsus DPR Kaimana itu pada papuakini, Kamis 09 April 2026.

Legislator yang juga putra asli Kampung Wamesa ini menyatakan sudah dua kali mengusulkan pembangunan di sepanjang bibir pantai kampung Wamesa itu, namun belum terealisasi.

“Saya sudah dua kali mengusulkan melalui pokir agar pemerintah memprioritaskan ini sehingga masyarakat tidak mengalami hal-hal seperti begini,” tutur Dennis Yusuf Sawi.

Oleh karena itu Wakil Ketua III DPR Kabupaten Kaimana ini berharap pokir kali ini, yang telah diverifikasi, dapat dimasukkan dalam sidang, maupun anggaran berikut, agar pembangunan talut di kampung Wamesa dapat terealisasi. (yos)

Previous articleResensi Novel Timun Jelita Vol. 1 oleh Edeline Natasha Wijaya
Next articleKeterbatasan Anggaran, Perayaan HUT 23 Kaimana Sederhana