Kabar gembira buat para penderita penyakit yang membutuhkan cuci darah di Papua Barat seiring peluncuran layanan dialisis (cuci darah) di Unit Dialisis RS Provinsi Papua Barat di Manokwari, 28 Agustus 2021.
Gubernur berharap kehadiran alat cuci darah ini bisa menurunkan kejadian meninggal dunia pasien gagal ginjal lantaran tak dapat akses layanan cuci darah tepat waktu. “Kita berdoa tak ada yang meninggal,” ujar Dominggus Mandacan.
Untuk itu Gubernur Papua Barat meminta dukungan BPJS Kesehatan sekaligus terkait program Papua Barat Sehat. “Dana Papua Barat Sehat diatur supaya cuci darah di sini bisa juga kita biayai. Itu harus. Itu juga tugas pemerintah. Begitu juga BPJS Kesehatan,” pesan Gubernur Papua Barat.
Gubernur Papua Barat juga mengingatkan seluruh personil RS Provinsi Papua Barat untuk selalu bekerja secara professional dengan senantiasa mengedepankan kesehatan dan kesembuhan pasien, melayani dengan ramah dan penuh empati.
Terkait itu Gubernur Papua Barat menyatakan Pemprov Papua Barat tengah berupaya agar RS Provinsi Papua Barat bisa naik kelas jadi RS rujukan dan RS Pendidikan.
Selain itu, Gubernur Papua Barat mengingatkan lingkungan RS harus selalu bersih, terang, dan ada pengamanan termasuk dari Satpol PP untuk mencegah terjadinya hal-hal yang sama-sama tidak diinginkan. (an/dixie)