10 dokter asal Kabupaten Kaimana, Papua Barat tengah menempuh pendidikan dokter spesialis di Universitas Indonesia, Universitas Airlangga dan Universitas Hasanuddin.
Menurut Direktris Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kaimana, dr Vinsensia Thie, 10 dokter itu sebelumnya bekerja sebagai dokter di RSUD Kaimana dan Puskesmas.
“Spesialisasi yang diambil beragam. Mulai dari radiologi, patologi klinik, patologi anatomi, paru, onkologi radiasi, okupasi, penyakit dalam, gizi klinik, dan bedah,” ujar Vinsensia Thie di sela peresmian layanan CT-Scan dan Mammography di RSUD Kaimana, Senin 05 Oktober 2026.
Direktris RSUD Kaimana menegaskan 10 dokter itu wajib kembali untuk mengabdi di Kabupaten Kaimana setelah selesai pendidikan spesialis mereka.
“Ada yang pegawai negeri dan ada yang kontrak. Yang pegawai negeri wajib kembali, sementara yang kontrak, karena rekomendasi dari Direktur RSUD Kaimana, maka otomatis kami minta untuk kembali dan kebetulan itu anak Kaimana,” jelas Vinsensia Thie.
Direktris RSUD Kaimana lalu mengungkapkan saat ini RSUD yang dipimpinnya itu telah memiliki 9 dokter spesialis, yaitu spesialis penyakit dalam, spesialis Obgyn (kandungan), spesialis Radiologi, spesialis Gigi, spesialis anak, spesialis Patologi Klinik, spesialis Bedah, dan spesialis anestesi.
“RSUD Kaimana juga dibantu 6 dokter residen dan akan ada tambahan lagi spesialis jiwa yang rencana tiba di Kaimana pada tanggal 7,” sebutnya. (yos)



