Harga Tiket Kapal Pelni dari Kaimana Tidak Naik

Tiket kapal penumpang milik PT Pelni (Persero) dengan pelayaran dari pelabuhan laut Kaimana tidak naik.

Hal itu dinyatakan Kepala Cabang PT Pelni (Persero) Kaimana, Aulia Mirzani Akbar, saat dikonfirmasi papuakini.net di ruang kerjanya belum lama ini.

Dia menjelaskan harga tiket untuk dua kapal penumpang yang melayani rute dari dan ke Kaimana, yakni KM Labobar dan KM Tatamailau tetap sama.

Kenaikan harga tiket, kata Aulia Mirzani Akbar, biasanya terjadi karena ada penyesuaian terhadap kenaikan pada tarif komponen luar, seperti pas pelabuhan yang dikelola otoritas pelabuhan.

Di pelabuhan laut Kaimana tarif pas pelabuhan hingga saat ini masih sama, sehingga tidak ada penyesuaian yang berdampak pada kenaikan harga tiket kapal.

“Penyesuaian tarif pas pelabuhan biasanya berbeda di setiap daerah. Saat ini yang telah mengalami kenaikan tarif itu di pelabuhan Tanjung Priok (Jakarta), sehingga berdampak juga pada harga tiket di sana,” ungkapnya.

Tarif pas pelabuhan PELNI di Pelabuhan Tanjung Priok mengalami penyesuaian menjadi Rp60 ribu per orang mulai 1 September 2026, dari sebelumnya Rp45 ribu.

Orang nomor satu di kantor Pelni Kaimana ini lalu mengingatkan masyarakat yang akan bepergian menggunakan kapal Pelni agar membeli tiket langsung di kantor Pelni, atau melalui aplikasi Pelni mobile. “Agar dapat harga sesuai dan menghindari modus penipuan,” pesan Aulia Mirzani Akbar. (yos)

Previous articleDua Calon, Pemilihan Ketua KONI Papua Barat 17 September