Diakui UNESCO, Disbudpar Papua Barat Latih Warga Kaimana Kembangkan Kerajinan Noken

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Provinsi Papua Barat menggelar pelatihan pembuatan noken di sebuah hotel di Kaimana, Rabu 03 Juni 2026.

Kegiatan selama tiga hari ini bertujuan melestarikan warisan budaya sekaligus mendongkrak ekonomi kreatif masyarakat lokal.

Pelatihan dibuka Staf Ahli Bupati Kaimana, Azer Nyai, dan menghadirkan narasumber dari Balai Pelestarian Kebudayaan Papua Barat Daya, Abdul Razak Macap.

Mewakili Bupati Kaimana, Azer Nyai menekankan bahwa noken bukan sekadar tas, melainkan warisan budaya takbenda yang sarat filosofi hidup masyarakat Papua.

Melalui pelatihan ini, para pengrajin diharapkan mampu meningkatkan kualitas, motif, dan pewarnaan noken khas Kaimana agar memiliki nilai jual tinggi tanpa menghilangkan identitas tradisinya.

Kepala Disbudpar Papua Barat, Ja’far Werfete, menambahkan bahwa noken memiliki posisi penting di mata dunia setelah resmi ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda oleh UNESCO sejak 4 Desember 2012.

Pelatihan ini menjadi langkah konkret untuk memastikan karya khas Tanah Papua tersebut terus lestari dan berdaya saing. (yos)

Previous articlePeringatan Harlah Pancasila ke-81 di Kaimana, BPIP Ajak Masyarakat Bumikan Nilai Pancasila
Next articleGenjot PAD untuk Pembangunan, Bupati Kaimana Imbau Warga Segera Lunasi PBB-P2