Kepala Dinas ESDM (Energi dan Sumber Daya Mineral) Papua Barat, Dr Sammy Dj Saiba, begerak cepat menindaklanjuti pertemuan Gubernur Papua Barat, Drs Dominggus Mandacan MSi, dengan Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto, di Jakarta, Jumat 10 April 2026.
“Menindaklajuti pertemuan ini kita akan lakukan komunikasi teknis dengan Dirjen Mineral dan Batubara (Minerba) Kementerian ESDM untuk ambil langkah cepat, karena masyarakat sudah tunggu lama legalisasi pertambangan rakyat ini,” ujar Sammy Saiba menjawab papuakini.
Terkait itu, Kadis ESDM Papua Barat, berharap pertemuan Pemprov Papua Barat dengan kementerian dan lembaga terkait, yang difasilitasi Menko Perekonomian bisa terealisasi secepatnya, lalu melahirkan perumusan pertambangan rakyat di Papua Barat.
Pertemuan antar kementerian dan lembaga tersebut perlu dilakukan karena pertambangan bukan cuma sektor ESDM saja, tapi juga sektor-sektor lainnya seperti kehutanan, lingkungan hidup, investasi, dan geologi.
“Supaya saat (pertambangan rakyat) terbuka, maka masyarakat umumnya, terutama para pemilik ulayat, bisa mendapatkan manfaat dari hak lahannya tersebut,” tutur Sammy Saiba.
Diberitakan sebelumnya, pertemuan Gubernur Papua Barat dengan Menko Perekonomian itu turut dihadiri, antara lain
Ketua DPR Papua Barat, Orgenes Wonggor, Kapolda Papua Barat, Brigjen Pol Alfred Papare, Sekda Papua Barat, Ali Baham Temongmere, Asisten II Papua Barat, Melkias Werinusa, Plt Kepala Bappeda Papua Barat, Charlie D Heatubun, dan Kadis ESDM Papua Barat, Sammy Saiba. (an/dixie)



