Ini Manusia Tersial Paling Beruntung di Dunia

Ini Manusia Tersial Paling Beruntung di Dunia
Frano Selak, manusia tersial paling mujur di dunia.

Frano Selak bisa dikata manusia tersial paling beruntung di dunia. Kabar dari berbagai sumber menyebutkan dia berkali-kali mengalami kejadian mematikan yang tidak kunjung merenggut nyawanya.

Kejadian pertama terjadi medio Januari 1962 kala kereta yang ditumpangi pria kelahiran Kroasia itu kecelakaan hingga ke luar rel lalu tercebur ke sungai. Peristiwa itu menewaskan 17 orang sedangkan dia berhasil ditolong warga. Dia cuma patah tulang lengan kanan.

Setahun kemudian, pintu pesawat yang ditumpanginya rusak. Dia bersama puluhan penumpang lainnya tersedot ke luar dari dalam pesawat. Dia selamat lantaran mendarat di bantalan jerami sedangkan 19 orang lain meninggal.

Di tahun 1966 dia mengalami kecelakaan mirip seperti tahun 1962. Bedanya, yang tergelincir masuk sungai kali ini adalah bus yang ditumpanginya. Empat orang tewas dalam peristiwa itu. Selak yang hanya luka-luka ringan selamat setelah berenang ke tepian sungai.

Tahun 1970 mobil yang dikendarainya terbakar. Dia berhasil ke luar dari dalam mobil itu sebelum tangki bensin mobilnya meledak.

Kecelakaan mobil kembali dialaminya pada 1973 saat pompa minyak mobilnya bermasalah hingga menyemburkan api dari lubang udara dalam mobil yang membuat rambutnya terbakar.

22 tahun kemudian dia tertabrak bus di Zagreb, tapi tak mengalami luka parah. Tahun 1996 mobilnya tergelincir di jalan pegunungan lalu menabrak pagar pengaman jalan. Lantaran tak mengenakan sabuk pengaman, tabrakan itu membuatnya terlempar dari dalam mobil lalu tersangkut di pohon. Mobilnya nyemplung ke dalam lembah sedalam sekira 100 meter.

Dengan segala macam pengalaman hampir mati yang dialaminya, yang sangat sulit dipercaya benar-benar dialaminya, Selak mendapat berkah dua hari setelah HUT ke-73nya. Dia menang undian 900 ribu Euro, sekira Rp14,7 M dengan kurs saat ini.

Selak yang lahir pada 14 Juni 1929 ini menghembuskan nafas terakhirnya pada 30 November 2016 lalu.(dixie)

Previous articleSeriusi Pengembangan UMKM, Bupati Kaimana Sambangi Kantor Disperindag Sidoarjo
Next articleDinas Sosial Kaimana Kirim Satu ODGJ ke RSJ Abepura Jayapura