Polisi Asal Barru dan Bengkulu Tewas Ditembak OTK dan KKB di Yahukimo Papua Pegunungan

Polisi Asal Barru dan Bengkulu Tewas Ditembak OTK dan KKB di Yahukimo Papua Pegunungan
Almarhum Muhammad Yushdar. (Foto: ist/ujungjari.com.)

Polisi Asal Barru dan Bengkulu Tewas Ditembak OTK dan KKB di Yahukimo Papua Pegunungan

Seorang anggota Polres Yahukimo asal Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan, Brigpol Muhammad Yushdar tewas ditembak orang tak dikenal (OTK) di depan kantor BRI Dekai, Yahukimo, Provinsi Papua Pegunungan.

Yushdar dinyatakan meninggal dunia setelah mengalami luka tembak pada punggung belakang tembus ke bagian ketiak kiri.

Korban dikabarkan ujungjari akan diterbangkan dari Yahukimo untuk dimakamkan di kampung halamannya di Dusun Ele, Desa Lompo Tengah, Kecamatan Tanete Riaja. Menurut Plt Kades Lompo Tengah, Syahrir, info ini diterimanya dari Kepala Dusun Ele.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Ahmad Kamal, membenarkan insiden penembakan yang terjadi sekitar pukul 23.09 WIT, Selasa, 29 November 2022 tersebut.

Laporan yang diterima menyebutkan, penembakan terjadi saat Yusdar hendak ke ATM untuk menarik uang. Yusdar sempat bertegur sapa bersama tiga orang saksi yang sedang duduk bertiga di depan bank.

“Ketika hendak berbincang dengan ketiga saksi tiba-tiba terdengar sekali suara tembakan dari arah yang tidak diketahui dan seketika korban pun terjatuh,” jelas Kabid Humas Polda Papua seperti disitir detikcom, Rabu, 30 November 2021.

Para saksi yang melihat Yusdar jatuh memberitahukan insiden tersebut ke personil Pam Obvit BRI, Briptu Anton Manobi, yang lalu melaporkannya ke piket penjagaan Mapolres Yahukimo.

“Sekitar pukul 23.20 WIT, Yusdar dievakuasi menuju RSUD Dekai menggunakan mobil patroli Samapta. Namun, setibanya di sana, nyawa korban tidak dapat tertolong dan dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 23.35 WIT,” jelas Kabid Humas Polda Papua.

Sementara itu, seorang anggota Brimob asal Bengkulu, meninggal dalam baku tembak dengan KKB di KM 9 Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, sekira pukul 17.45 WIT, Rabu, 30 November 2022. Kabar itu dibenarkan Direskrimum Polda Papua, Kombes Faizal Rahmadani.(*/dixie)

Previous articleTolak Dimasukkan Provinsi Papua Barat Daya, Masyarakat Adat Ulayat Manokwari, Pegaf, Bintuni Palang Jalan
Next articleTiba di Kaimana Papua Barat, Wakil Presiden Kunjungi Taman Jokowi