Ironi Mokwam: Destinasi Wisata Penyumbang PAD, Listrik Empat Kampungnya Cuma Nyala 5 Jam

Warga empat kampung di Distrik Mokwam, Kabupaten Manokwari, hanya menikmati listrik dari PLTS Mokwam selama 5 jam sehari sejak April 2026. Empat kampung yang terdampak adalah Mokwam, Amber, Asarbey, dan Syou.

Distrik Mokwam, yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Pegunungan Arfak, dikenal sebagai salah satu destinasi penyumbang PAD sektor pariwisata tertinggi bagi Pemprov Papua Barat.

Tokoh Pemuda Mokwam, Majanto Ullo, mengatakan warga tidak punya alternatif lain dan berharap ada perhatian dari pemerintah maupun PLN UP3 Manokwari.

“Mokwam ini adalah salah satu desa wisata unggulan di Papua Barat, penyumbang PAD dari sektor pariwisata tetapi kenapa masyarakat sulit untuk melihat terang karena listrik hanya menyala 5 jam saja,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima papuakini.net, Kamis, 31 Oktober 2026.

Menurut Majanto Ullo, aktivitas warga sepenuhnya bergantung pada listrik. Kunjungan wisatawan, termasuk dari mancanegara, juga perlu pasokan listrik memadai agar tamu dapat beraktivitas di malam hari.

Majanto Ullo lalu meminta Pemprov Papua Barat, Pemkab Manokwari, Pemkab Pegunungan Arfak, dan PLN UP3 Manokwari segera mencari solusi, apalagi warga tengah bersiap menyambut Natal 2026 dan Tahun Baru 2027.

“Menjelang Natal pasti banyak kegiatan yang membutuhkan listrik karena itu mohon agar pemerintah bersama PLN UP3 Manokwari dapat segera mengambil langkah agar masyarakat dapat menikmati listrik 24 jam kembali,” harapnya. (*)

Previous articleGedung Baru DPRP dan MRP Papua Barat Dibangun Mulai 2027