Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu, dan Tenaga Kerja (PMPTSP-TK) Kabupaten Kaimana terus mendorong penerapan aplikasi Siap Kerja dari Kementerian Ketenagakerjaan untuk mempermudah layanan ketenagakerjaan berbasis digital.
Kepala Dinas PMPTSP-TK Kaimana, La Bania, S.Sos, menjelaskan bahwa aplikasi ini menjadi jembatan antara pencari kerja dan perusahaan. Melalui platform ini, warga dapat mendaftarkan profil serta keahlian mereka, sehingga Pemda memiliki basis data akurat terkait jumlah pencari kerja dan tingkat kompetensinya.
“Perusahaan tinggal sounding kebutuhan tenaga kerja ke kami, lalu kami rekomendasikan yang sesuai. Jadi perusahaan tidak perlu repot cari sendiri,” ujar La Bania, Kamis (16/4/2026).
Selain mempercepat rekrutmen, data aplikasi ini digunakan untuk memetakan pencari kerja Orang Asli Papua (OAP) yang membutuhkan pelatihan tambahan sebelum direkomendasikan ke industri. Platform ini juga berfungsi memantau keikutsertaan pekerja dalam BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan.
Penerapan aplikasi ini sempat tertunda akibat efisiensi pada APBD Murni 2026. Namun, PMPTSP-TK Kaimana berkomitmen memperjuangkan kembali penganggarannya pada APBD Perubahan 2026. (yos)



