Bencana kabut asap yang menyelimuti wilayah Papua Barat tak hanya mengganggu aktivitas warga, tapi juga melumpuhkan transportasi udara. Salah satu dampaknya, tujuh anggota DPRK Kaimana harus menempuh perjalanan laut yang memakan waktu berhari-hari untuk pulang ke Kaimana.
Rombongan wakil rakyat tersebut tiba dan setelah KM Sabuk Nusantara 96 yang mereka tumpangi sandar di Pelabuhan Laut Kaimana sekitar pukul 10.00 WIT pada Kamis 15 Oktober 2026.
Ketua DPRK Kaimana, Robi Daud Samangun, menyebutkan kepulangan mereka lewat jalur laut dilakukan usai menghadiri evaluasi APBD Perubahan Kabupaten Kaimana TA 2026 di Manokwari.
“Situasi kabut asap di Papua Barat membuat penerbangan tidak memungkinkan. Jadi, kami putuskan naik kapal dari Manokwari sejak Minggu malam,” ungkap Robi Daud Samangun.
Ketua DPRK Kaimana prihatin dengan kondisi kabut asap yang masih menyelimuti Kaimana, dan berharap situasi tersebut bisa segera membaik agar mobilitas masyarakat tidak terus terganggu. (yos)
