Mendagri, Tito Karnavian, menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah sebagai kunci utama keberhasilan pembangunan nasional dalam kerangka otonomi daerah.
Mendagri menyatakan ini dalam sambutan yang dibacakan Sekda Papua Barat, Ali Baham Temongmere, upacara peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30 pada 25 April 2026 di halaman Kantor Gubernur Papua Barat, Arfai, Senin 27 April 2026.
Mendagri juga memaparkan enam poin strategis memperkuat pelaksanaan otonomi daerah ke depan. Pertama, integrasi perencanaan dan anggaran guna menghindari tumpang tindih program serta duplikasi pembiayaan antara pusat dan daerah.
Kedua, reformasi birokrasi berbasis hasil melalui digitalisasi terintegrasi dan inovasi dalam pelayanan publik. Ketiga, peningkatan kemandirian fiskal daerah agar tidak terlalu bergantung pada dana transfer dari pemerintah pusat.
Keempat, penguatan kolaborasi antar-daerah dalam menangani isu lintas wilayah seperti transportasi, banjir, dan pengelolaan sampah. Kelima, fokus pada peningkatan layanan dasar untuk mengurangi kesenjangan akses pendidikan, kesehatan, dan air bersih, khususnya di daerah tertinggal.
Terakhir, penguatan stabilitas dan ketahanan daerah dalam menghadapi berbagai tantangan seperti krisis ekonomi, ketahanan pangan, dan perubahan iklim. (*)



