Kejaksaan Negeri Kaimana (Kejari) dan Polres Kaimana menggelar Press Release bersama terkait penyebaran informasi palsu, atau hoax, yang menyeret nama Wakapolres Kaimana dan seorang Jaksa di Kejari Kaimana oleh akun Facebook yang viral di Facebook.
Press release yang digelar di aula Kantor Kejaksaan Negeri Kaimana, Senin, 31 Agustus 2026 itu dihadiri Kepala Kejaksaan Negeri Kaimana, Budi Susilo SH MHum, bersama jajaran, dan Wakapolres Kaimana, Kompol Alexander Mody Hehalatu SH MM MH, didampingi Kasat Reskrim dan Kasi Propam.
Kajadi Kaimana menegaskan, berdasarkan klarifikasi yang telah dilakukan terhadap bawahannya dan fakta-fakta yang ada, dapat dipastikan bahwa informasi yang diupload di Facebook tersebut adalah palsu atau hoax.
Kajari Kaimana menjelaskan mobil Avanza hitam milik kejaksaan, yang diinformasikan digunakan bawahannya dan terparkir di rumah Wakapolres Kaimana, nyatanya berada di kantor sepanjang waktu tersebut.
“Mobil Avanza hitam sejak sore bahkan siang sampai dengan pagi tetap di kantor, karena mbak Kristin lagi lembur laporan di kantor. Menurut security kita, mbak Kristin tidak keluar pada hari itu,” beber Kajari Kaimana.
Wakapolres Kaimana menyatakan hal sama. Dia keluar rumah pada 28 Agustus 2026 sekira pukul setengah delapan, lalu menjemput Kapolsek Kaimana untuk mengecek anggota di lapangan yang merupakan tugasnya dalam menjalankan pengawasan internal.
Wakapolres Kaimana menyatakan ada bukti dokumentasi foto dan video CCTV saat dia memmberi taklimat (briefing)anggota di Polsek Kaimana yang piket malam, hingga makan ikan bakar di warung Barokah.
“Sekitar jam delapan lewat 20 menit saya menuju ke tempat makan Barokah, tempat makan ikan bakar yang dibuktikan dengan CCTV yang ada di warung tersebut,” ungkapnya.
Setelah makan, dirinya bersama Kapolsek dan Ajudan kembali ke kediamannya untuk mengambil handphone yang ketinggalan. Saat itu, yang turun dari mobil hanya ajudan sementara dirinya bersama Kapolsek tetap berada di dalam mobil.
Dari kediamannya, mereka kemudian menuju ke Polres untuk mengecek kehadiran anggota yang sedang piket di malam itu.
Wakapolres Kaimana menyatakan telah memerintahkan Kasi Propam dan Kasat Serse untuk melakukan pemeriksaan terhadap semua tetangga yang berdekatan dengan rumahnya. Demikian juga kepada penghuni mess Polwan di depan rumahnya.
“Jadi berkaitan dengan isu yang berkembang dengan nama saya dengan ibu Kristin, informasi tersebut tidak benar,” tegas Wakapolres Kaimana.
Sebelumnya, sebuah akun Facebook bernama Bakit Sunny mengunggah informasi terkait Wakapolres Kaimana dan seorang jaksa bernama Kristin Siwa yang ditemukan satu kamar.
Menurut unggahan tersebut, kejadian terjadi pukul 20.45 WIT dan ada pula mobil Avanza hitam milik Kejaksaan Negeri Kaimana yang terparkir di depan rumah Wakapolres Kaimana. Kristin disebutkan lari terbirit-birit tanpa busana. (yos)

