Wendy Adrian Kristiandi Ratag terpilih sebagai Ketua Pengurus Provinsi Indonesia Bele Dato Combat (IBCA) / Indonesia Martial Arts Association (MMA) Papua Barat periode 2026–2030 dalam Musprov pertama organisasi terkait pengembangan seni bela diri campuran (Mixed Martial Arts / MMA) itu.
Untuk menjalankan amanat itu Wendy Adrian Kristiandi Ratag bertekad mengarahkan potensi besar generasi muda Papua Barat, yang kerap memiliki energi bertarung tinggi, dari aksi jalanan jadi prestasi terarah di dalam oktagon resmi.
“Mari masuk oktagon, namanya juga keren, bukan ring pula ya, oktagon! Biar mereka punya teknik khusus, terarah, dan aman di bawah pengawasan wasit serta tenaga medis,” ujar Ketua Pengurus Provinsi Indonesia Bele Dato Combat / Indonesia Martial Arts Association (IBCA) Papua Barat ini di hadapan para peserta Musprov.
Saat ini organisasi telah menyiapkan sembilan atlet potensial yang didukung langsung jajaran pelatih berpengalaman internasional dari Jepang, Thailand, dan Australia.
Wendy Adrian Kristiandi Ratag juga akan datang ke seluruh kabupaten untuk merangkul potensi daerah dan melahirkan bibit-bibit juara baru berstandar nasional di bawah panji IBCA MMA.
Mantan atlet balap motor ini dikenal memiliki disiplin dan mental juara yang makin tertempa kala dia tinggal bersama petinju nasional almarhum Frans Spong Sapiah.
Dalam keluarga dia memiliki dua anak yang punya prestasi kinclong di cabang jetski. Anak perempuannya, Trinity Naya Gracia Ratag, pernah mengharumkan nama Indonesia dengan menumbangkan atlet-atlet tangguh dari Filipina dan Jepang. Anak lelakinya, Brilliant Ratag, sang putra, sukses menyabet dua gelar juara dunia jetski kelas pro. (*)
