Masih Tarik Ulur Harga Beli Minyak Mentah bp ke BUMD PUE Papua Barat

Belum ada kesepahaman antara bp dengan PT Padoma Ubadari Energy soal harga beli minyak mentah terkait Participating Interest 10 persen kuota Pemprov Papua Barat dari Tangguh LNG.

Hal tersebut merupakan salah satu hal yang dibahas Gubernur Papua Barat, Drs Dominggus Mandacan MSi, dengan PT Padoma Ubadari Energy, yang merupakan BUMD Papua Barat, di Jakarta, 07 Agustus 2025.

Menurut Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setda Papua Barat, Melkias Werinussa SE MM, bp menawarkan harga 10,9 persen dari harga ICP Utama, yang kemudian diturunkan jadi 9,75 persen, sedangkan PT Padoma Ubadari Energy mulanya mengajukan 6,5 persen ICP yang kemudian dinaikkan jadi 8,7 persen ICP.

Tarik ulur ini membuat PT Padoma Ubadari Energy menyerahkan pada SKK Migas dan Kementerian ESDM untuk menentukan harga mana yang akan dipakai.

Terkait itu, Pemprov Papua Barat akan mengundang bp untuk melakukan pertemuan di Manokwari dalam waktu dekat. (an/dixie)

Previous articleRapat DP ADPMET, Gubernur Papua Barat Minta Ada Kantor K3S di Daerah
Next articleMRPB Ingatkan Masyarakat OAP Proaktif di Program Pendataan