Kepala Suku Besar Arfak Hadiri Peresmian Gedung Sekolah Minggu Tiranus Bintuni

Kepala Suku Besar Arfak Hadiri Peresmian Gedung Sekolah Minggu Tiranus Bintuni
Kepala Suku Besar Arfak, Drs Dominggus Mandacan MSi, menyaksikan penggutingan pita peresmian Gedung Sekolah Minggu dan Serba Guna Tiranus Jemaat GKI di Tanah Papua Via Dolorosa Kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat, oleh Bupati Teluk Bintuni, Ir Petrus Kasihiw MT, 17 Juli 2023.

Kepala Suku Besar Arfak, Drs Dominggus Mandacan MSi, menghadiri peresmian Gedung Sekolah Minggu dan Serba Guna Tiranus Jemaat Via Dolorosa GKI di Tanah Papua, Klasis Teluk Bintuni, pada 17 Juli 2023.

Peresmian dilakukan melalui penandatanganan prasasti oleh Bupati Teluk Bintuni, Ir Petrus Kasihiw MT, dan Ketua Badan Pekerja Sinode GKI di Tanah Papua, Pdt Andrikus Mofu MTh, dilanjutkan dengan pengguntingan pita.

Menurut Ketua Panitia Pembangunan, Vempi Homer, pembangunan gedung ini dilakukan setelah peletakan batu pertama dilakukan Gubernur Papua Barat kala itu, Drs Dominggus Mandacan MSi, bersama Wakil Bupati Teluk Bintuni, Matret Kokop, pada 05 Maret 2021.

Gedung ini memiliki dua lantai yang berdiri di atas lahan milik jemaat Via Dolorosa. Gedung ini memiliki luas keseluruhan 840 meter persegi, di mana tiap lantai luasnya 14 x 30 meter persegi.

“Lantai 1 difungsikan untuk gedung serba guna yang bisa disewakan untuk kegiatan-kegiatan pemerintahan, gereja, dan kemasyarakatan. Bisa menampung 400-500 orang,” tuturnya.

Lantai 2 digunakan untuk ruang belajar dan ibadah anak-anak Sekolah Minggu. Di lantai 2 ini ada 8 ruangan untuk belajar dan 1 ruangan untuk guru Sekolah Minggu.

Dalam pembangunan gedung ini Panitia mengumpulkan total dana Rp2.786.593.000 dari tahun 2021 sampai 2023. Dana itu berasal dari, antara lain, swadaya jemaat, hibah Pemkab Teluk Bintuni, hibah Pemprov Papua Barat, dan sumbangan masyarakat.(an/dixie)

Previous articleDiundang ke Ponpe Nuu War, Bupati Kaimana Kedepankan Hablumminallah Hablumminannas
Next articleKetua Sinode Ingatkan Ini di Temu Raya IV PAM GKI Se Tanah Papua