IKK Sanger Sengkanaung Berikan Bendera Kue Tamo Tulude ke Dominggus Mandacan

IKK Sanger Sengkanaung Berikan Bendera Kue Tamo Tulude ke Dominggus Mandacan
Perayaan Tulude dan 52 Tahun Ikatan Kerukunan Keluarga Sanger Sengkanaung di Manokwari, Papua Barat, 31 Januari 2024.

Kepala Suku Besar Arfak, Papua Barat, Drs Dominggus Mandacan MSi, diberikan bendera dari kue Tamo dalam Perayaan Adat Tulude dan 52 Tahun Ikatan Kerukunan Keluarga (IKK) Sanger Sengkanaung, di Gedung Molas, Manokwari, 31 Agustus 2024.

“Pemotongan kue tamo ini adalah tradisi orang Sanger. Sakral bagi orang Sanger. Bendera yang tadi dicabut kita serahkan ke Kepala Suku Besar Arfak. Itu ada konsekuensinya,” ujar Ketua IKK Sanger Sengkanaung, Drs FM Lalenoh.

Ketua IKK Sanger Sengkanaung menyatakan inti Tulude adalah mensyukuri berkat pertolongan Tuhan sepanjang tahun 2023, dan menyerahkan kegiatan-kegiatan selanjutnya di 2024 ke dalam tangan Tuhan. “Semoga berjalan dengan lancar sesuai tujuan kita bersama,” tutur FM Lalenoh.

Kegiatan IKK Sanger Sengkanaung ini mengambil tagline Somahe kai kehage. Semakin besar tantangan yang kita hadapi semakin gigih kita menghadapi tantangan sambil memohon kekuatan dari Tuhan, pasti akan beroleh hasil yang gilang gemilang.

FM Lalenoh dalam kegiatan ini mengingatkan bahwa masyarakat Sanger di Manokwari ada di tanah miliki keluarga besar suku Arfak dan Doreri. “Kita hormati. Kita terima kasih keluarga besar Arfak dan Doreri karena kita dibolehkan ada di tanah ini,” tutur FM Lalenoh yang mantan Sekda Manokwari ini.

FM Lalenoh kemudian mengingatkan IKK Sanger Sengkanaung untuk mendukung semua persiapan dan prosesi perayaan HUT Pekabaran Injil (PI) ke 169 pada 5 Februari 2024 nanti, di mana Dominggus Mandacan merupakan Ketua Panitia HUT Pekabaran Injil ke 169.

Sementara itu, Dominggus Mandacan yang hadir bersama Ny Juliana A Mandacan Kiriweno, berterima kasih pada keluarga besar Sanger atas kehormatan dan kepercayaan yang diberikan dalam kegiatan sakral ini.

Dominggus Mandacan juga berterima kasih atas peran masyarakat Sanger dalam pembangunan segala bidang di Papua Barat, khususnya di Manokwari.

Dominggus Mandacan lalu mengajak seluruh masyarakat Sanger dan seluruh masyarakat suku-suku lainnya untuk terus menjaga persatuan kesatuan dan kedamaian keamanan di Papua Barat.(an/dixie)

Previous articleDominggus Mandacan Hadiri Kampanye Bersama NasDem di Kali Mata Merah
Next articleIni Penampakan Kapal Tenggelam Era PD II Perairan BLK Manokwari