Mantap, Unipa Ketambahan Tujuh Guru Besar

Mantap, Unipa Ketambahan Tujuh Guru Besar
Rektor Unipa, Dr Meky Sagrim SP MSi, dalam pengukuhan tujuh guru besar Unipa, 07 Desember 2023. Pengukuhan turut dihadiri, antara lain, Kepala Suku Besar Arfak, Drs Dominggus Mandacan MSi, dan Bupati Kaimana, Freddy Thie.

Unipa (Universitas Papua) di Manokwari, Papua Barat, ketambahan tujuh guru besar menyusul pengukuhan para profesor itu pada 07 Desember 2023.

Para guru besar itu adalah:

1. Prof. Dr. Agustinus Murdjoko S.Hut MSc.
Guru Besar Bidang Konservasi Sumberdaya Hutan, Fakultas Kehutanan Unipa.

2. Prof. Dr. Ir. Irnanda A.F Djunna MSc.
Guru Besar Bidang Biologi dan Bioteknologi, Fakultas Pertanian Unipa.

3. Prof. Dr. Ir. Ridwan Sala MSc.
Guru Besar Bidang Pengelolaan Sumberdaya Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Unipa.

4. Prof. Dedi Iskandar Inan ST, MT, PhD.
Guru Besar Sistem Informasi, Fakultas Teknik Unipa

5. Prof. Dr. Zita Letviany Sarungallo S.TP MSi
Guru Besar bidang Rekayasa Pangan, Fakultas Teknologi Pertanian Unipa.

6. Prof. Dr. Abdul Hamid A Toha S.Pi MSi
Guru Besar Bidang Ilmu Biologi Perairan, Fakultas Perikanan dan ilmu Kelautan Unipa

7. Prof. Dr. Ir Sepus Marten Fatem S.Hut MSc.IPU
Guru Besar Bidang Konservasi Sumberdaya Hutan, Fakultas Kehutanan Unipa.

Pengukuhan para guru besar ini dihadiri, antara lain, Kepala Suku Besar Arfak, Drs Dominggus Mandacan MSi, dan Bupati Kaimana, Freddy Thie.

Menurut Rektor Unipa, Dr Meky Sagrim SP MSi, ketambahan tujuh profesor itu membuat Unipa kini memiliki 17 guru besar. Itu berarti selama dia menjadi Rektor Unipa sejak 2020 lalu ada ketambahan 12 guru besar.

Untuk lebih banyak menciptakan para guru besar itu Rektor Unipa meminta berbagai kerjasama dengan pemerintah daerah, baik kabupaten maupun provinsi harus semakin ditingkatkan agar semakin banyak riset dan publikasi yang bisa dilakukan para kandidat guru besar.

“Beri kami peluang lakukan riset publikasi untuk jadi profesor,” tutur Rektor Unipa sembari menyiratkan untuk lebih mengutamakan Unipa ketimbang universitas-universitas lain di Indonesia.

Terkait dukungan itu, Rektpor Unipa berterima kasih pada Pemprov Papua Barat atas kepercayaan kolaborasi yang selama ini berjalan baik. Contohnya lahirnya UU No 2 Tahun 2021 tentang Perubahan Kedua UU Otsus merupakan karya Unipa yang membantu Pemprov Papua Barat di masa Gubernur Dominggus Mandacan.

Kolaborasi lainnya di masa Gubernur Dominggus Mandacan itu adalah penyusunan naskah akademik sampai ke pemerintah pusat untuk menghadirkan sekolah unggulan SMA Taruna Kasuari Nusantara.

“Masih banyak lagi,” tutur Rektor Unipa.(an/dixie)

Previous articleLanal Kaimana Amankan 345 Liter Cap Tikus di KM Tatamailau
Next articleBupati Kaimana Harap Dukungan Pemprov Papua Barat Untuk Pengembangan Pariwisata